... urip opo anane kadyo ilining banyu, ora kedhuwuren gegayuhan, ora kejeron pasrahe ...

Saturday, December 15, 2007

Jejak kita

Banyak orang masuk ke dalam kehidupan kita, satu demi satu datang dan pergi silih berganti. Ada yang tinggal untuk sementara waktu dan meninggalkan jejak-jejak di dalam hati kita dan tak sedikit yang membuat diri kita berubah.

Alkisah seorang tukang lentera di sebuah desa kecil, setiap petang lelaki tua ini berkeliling membawa sebuah tongkat obor penyulut lentera dan memanggul sebuah tangga kecil. Ia berjalan keliling desa menuju ke tiang lentera dan menyandarkan tangganya pada tiang lentera, naik dan menyulut sumbu dalam kotak kaca lentera itu hingga menyala lalu turun, kemudian ia panggul tangganya lagi dan berjalan menuju tiang lentera berikutnya. Begitu seterusnya dari satu tiang ke tiang berikutnya, makin jauh lelaki tua itu berjalan dan makin jauh dari pandangan kita hingga akhirnya menghilang ditelan kegelapan malam. Namun demikian, bagi siapapun yang melihatnya akan selalu tahu kemana arah perginya pak tua itu dari lentera-lentera yang dinyalakannya.

Penghargaan tertinggi adalah menjalani kehidupan sedemikian rupa sehingga pantas mendapatkan ucapan: “Saya selalu tahu kemana arah perginya dari jejak-jejak yang ditinggalkannya.

”Seperti halnya perjalanan si lelaki tua dari satu lentera ke lentera berikutnya, kemanapun kita pergi akan meninggalkan jejak. Tujuan yang jelas dan besarnya rasa tanggung jawab kita adalah jejak-jejak yang ingin diikuti oleh putera puteri kita nantinya dan dalam prosesnya akan membuat orang tua kita bangga akan jejak yang pernah mereka tinggalkan bagi kita.

Tinggalkanlah jejak yang bermakna, maka bukan saja kehidupan anda yang akan menjadi lebih baik tapi juga kehidupan mereka yang mengikutinya.

sumber : NN, cerita motivasi, 2007

13 comments:

ichal said...

silih berganti, "patah_tumbuh", berputar pada sumbu layaknya "roda" sekalipun roda pedati dan bukan roda mobil mewah.. harga-menghargai bukan dengan rupiah, walaupun dollar sekalipun.
nurani bernurani, hari berdarah dan membeku,,, welehhhh apaaan nehhh!!

ichal meninggalkan jejak!!! :)

sachroel said...

siiiipp deh

aisha_putri said...

blog2 yang ada pun nantinya akan menjadi sebuah jejak ^^

regso said...

macan mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama..bukan begitu saudaraku ?
dan tukang ngeblog mati meninggalkan coment..

amethys said...

lentera ki blencong to....ono bayangane...yen matek yo goro2 entek lengane...tancep kayon...
nyambung rak

Mufti AM said...

Banyak beramal sholeh dan berbuat kebaikan bagi masyarakat dimana saja kita berada adalah jejak yang akan dikenang dengan baik.

Agaz said...

jejak megono sangit yo mung siji.. ra ono sik gelem mangan.. :))

Joell de Franco said...

Ini saya tinggalkan jejak di blog sampeyan...meskipun tidak bermakna...lha saya sendiri juga masih sulit memaknai jejak2 saya sendiri...opo to kih??? bingung dewe aku....

geLLy said...

Dalam perjalan hidup baik N buruk pasti akan meninggalkan jejak...^^:O:^^

kita lakukan sebaik mungkin aja,entah jejak kita akan di kenang N di lanjutkan anak cucu itu urusan nnt...klopun ga' ya gpp lah yg penting dach berusaha,paling ga' kita punya setetes harapan keciL...
lagian klo kita baik,juga akan membawa nama baik anak cucu kita nnt,"dari mana org menghargai kita dr setiap tutur kata n tingkah laku kita sendiri"..^^:O:^^

lagian tujuan kita mungkin sama,tp cara menempuh berbeda-beda..hargai aja apadanya yg penting ga' masuk jurang....^^::^^

GHATEL said...

Saya selalu meninggalkan jejak, seperti meninggalkan jejak di blog ini ... :D

almascatie said...

semoga kita ga kembali melangkah di jejak yang sama yang telah dilalui...

Ani said...

Ini seperti pepatah gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan jejak ! eh..budi!

sayurs said...

#ichal : betul...betulll tengkyu..

#sachroel : ya..ya.. arigato

#aChan : begitulah..

#regzo : bukan berarti bar gawe jejak iki trus awakmu meh mati kan ?

#wieda : tetep nyambung... lanjuutt..

#mufti : ideale ngono kang, semoga..

#agaz : brarti jejake awet, yo ra :P

#panJoel : yen bingung golek cekelan cagak ae nang

#gelly : thats right sist

#topan : ra mung jejak, sidik jarimu ki yo akeh, ati2.. :P

#almaz : nggih mbah.. siap !!

#bunda Ani : lha kalo budi ditinggal ntar dia ikut sapa ? :D :D
#