Cerdik dan tulus laksana dua sisi pada satu keping uang yang sama, bisa dibedakan, tetapi tidak dapat dipisahkan.
Yang satu harus diperhatikan, yang lain tidak boleh diabaikan. Yang satu berkaitan dengan akal budi, yang lain menyangkut hati nurani.
Cerdik tanpa tulus (akal budi tanpa hati nurani) adalah licik. Tulus tanpa cerdik (hati nurani tanpa akal budi) adalah bodoh.
Di tengah dunia di mana berbagai godaan dan tantangan begitu kuat merasuk dan merusak, kecerdikan dan ketulusan adalah pilihan langkah yang bijak.
Monday, June 25, 2007
Cerdik, Tulus
digoreskan oleh
sayurs
pada
4:02 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
3 comments:
waduh mas lha iki kan angele poll. :)
bisa dikasih contoh mas Tulus tanpa cerdik (hati nurani tanpa akal budi) adalah bodoh.:) terimakasih
Cerdik ama Licik itu juga beda tipis loh Mas...
@kw : Tulus tanpa cerdik, contone ya.. ngebantuin maling misalnya, kita mo kasih tumpangan buat copet yang lagi dikejar polisi.. menolong sih tapi... ya kan ?, btw thx 4 ur att.
Post a Comment